Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

Bukan Cuma Baik Untuk Tubuh, Inilah Manfaat Vitamin E Untuk Kulit

Vitamin E merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin E berfungsi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh serta membantu sel-sel dalam tubuh untuk beregenerasi. Vitamin E sendiri merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak dan memiliki sifat anti-inflamasi. Vitamin E dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan dan penampilan kulit. Maka jika Anda mencari cara alami untuk menjaga kesehatan kulit, vitamin E dapat membantu Anda dalam menjaga penampilan dan kesehatan kulit Anda.

Vitamin E juga kaya akan antioksidan, sehingga membuatnya efektif dalam menangkal efek radikal bebas yang dihasilkan oleh metabolisme makanan dan racun dari lingkungan. Selain membantu kulit tampak lebih sehat, vitamin E dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit seperti jerawat, psoriasis, dan efek penuaan akibat paparan sinar matahari pada kulit Anda.

Manfaat Vitamin E untuk Kulit

Karena sifat Vitamin E yang kaya akan antioksidan serta memiliki sifat anti inflamasi, vitamin E merupakan asupan yang baik bagi kulit Anda. Berikut adalah beberapa manfaat vitamin E untuk mengatasi permasalahan kulit.

1. Hiperpigmentasi


Bercak hitam yang terdapat pada kulit Anda dapat disebabkan oleh banyaknya pigmen (melanin), yang dipicu oleh hormon atau penyebab lainnya. Kondisi ini disebut melasma, dan diyakini dapat diobati melalui penggunaan vitamin E topikal. Cara paling efektif untuk menggunakan vitamin E untuk mengobati hiperpigmentasi adalah menggabungkannya dengan vitamin C.


2. Mencegah penuaan dan kerutan di wajah Anda


Vitamin E tinggi akan antioksidan, dan dapat mempengaruhi sirkulasi darah. Hal inilah yang menyebabkan mengapa vitamin E dapat membantu Anda untuk mencegah penuaan serta kerutan pada wajah. Treatment untuk pengobatan anti-penuaan atau yang biasa dikenal dengan photoaging, juga diketahui menggunakan vitamin E.


3. Menghaluskan dan melembutkan kulit bibir


Minyak vitamin E yang digunakan secara topikal dapat digunakan untuk meredakan bibir kering dan pecah-pecah. Hal ini karena vitamin E mendorong perombakan dan regenerasi sel. Anda dapat menggunakannya pada bibir yang kering untuk menciptakan sel-sel kulit baru ke permukaan lebih cepat.

Baca juga : 7 Kesalahan Penyebab Bibir Kering, Cari Tahu Yuk!


4. Mencegah kerusakan kulit


Vitamin E dapat melawan radikal bebas pada kulit, yang berasal dari tekanan lingkungan harian seperti paparan sinar matahari yang tidak terlindungi serta polusi udara. Dalam melawan radikal bebas, vitamin E dapat membantu melindungi kulit Anda dari kerusakan.


5. Mencegah kanker kulit


Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa tikus yang diberi suplemen yang mengandung vitamin E memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengembangkan kanker kulit, bahkan ketika terkena sinar ultraviolet dalam jumlah besar.


6. Mengurangi gatal pada kulit dan mengurangi eksim


Vitamin E dapat membantu mengurangi rasa gatal pada kulit dan meredakan eksim. Karena sifatnya yang melembabkan, vitamin E dapat membantu meredakan rasa gatal yang disebabkan oleh kulit yang kering
Vitamin E juga dapat mengurangi kekeringan, gatal, dan pengelupasan yang terkait dengan eksim, atau dermatitis atopik. Namun vitamin E tidak dapat mengobati reaksi alergi, infeksi, dan masalah lain yang menyebabkan gatal-gatal pada kulit.


Baca juga : Ini Alasan Menjaga Kulit Agar Tetap Lembab


7. Mencegah sunburn


Vitamin E dapat membantu mengurangi resiko sengatan matahari. Untuk mengurangi sengatan matahari Anda dapat menggunakan vitamin E dalam bentuk topikal seperti minyak vitamin E. Minyak vitamin E dapat membantu meredakan rasa terbakar dan gatal akibat sengatan matahari. Namun, memakai tabir surya dengan kandungan SPF tetap menjadi strategi terbaik untuk melindungi kulit Anda.

Sumber Vitamin E


Sumber vitamin terbaik adalah berasal dari makanan yang kaya nutrisi. Namun, Anda juga bisa mendapatkannya melalui suplemen vitamin dan produk topikal yang mengandung vitamin E. Vitamin E alami dalam makanan kemasan sering kali tercantum sebagai d-alpha-tocopherol pada label makanan. Vitamin E juga diproduksi secara sintetis. Bentuk sintesis vitamin E sering disebut sebagai dl-alpha-tocopherol. Namun tentu vitamin E alami lebih manjur dibandingkan dengan versi sintetisnya.

Makanan yang Mengandung Vitamin E

makanan yang mengandung vitamin e


Vitamin E alami dapat anda temui di berbagai jenis bahan makanan sehari-hari, baik dalam bentuk sayuran, biji-bijian, minyak dan buah-buahan. Berikut adalah beberapa bahan makanan yang kaya akan kandungan vitamin E.



Vitamin E dalam minyak nabati

Vitamin E pada minyak nabati dapat Anda temui dalam, minyak bunga matahari, Minyak biji gandum, minyak kenari dan minyak kedelai


Vitamin E dalam Kacang-kacangan

Untuk mendapatkan vitamin E melalui kacang dan biji-bijian Anda dapat mengkonsumsi, Biji bunga matahari, kacang almond, kacang tanah dan jagung.


Vitamin E dalam Sayur-sayuran

Sementara dari sayur-sayuran Anda dapat menemui vitamin E dari bayam, Labu, paprika merah, Asparagus


Vitamin E dalam Buah-Buahan

Untuk Anda pecinta buah, Anda dapat menemukan vitamin E dalam buah Mangga, Alpukat, kiwi, blackberry, blackcurrant, cranberries, zaitun, dan rasberi

Jumlah kebutuhan Asupan Vitamin E

manfaat vitami e untuk kulit


Kebutuhan asupan vitamin setiap orang bisa jadi berbeda-beda, terlebih pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Namun menurut National Institutes of Health secara umum remaja, orang dewasa, dan wanita hamil harus mengkonsumsi sekitar 15 miligram (mg) setiap hari. Sementara untuk ibu menyusui membutuhkan sekitar 19 miligram.

Suplemen yang mengandung vitamin E

suplemen yang mengandung vitamin e


Selain melalui makanan yang tinggi kandungan vitamin E, Anda dapat mendapatkan vitamin E melalui suplemen makanan. Suplemen makanan yang mengandung vitamin E dapat Anda temui di toko obat maupun apotek online dengan mudah. Saat dikonsumsi secara oral, melalui makanan atau suplemen, vitamin E dikirim ke kulit oleh sebum, sekresi berminyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous.
Saat mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin E Anda harus menggunakannya dengan hati-hati. Pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari 15 miligram setiap harinya.

Vitamin E topikal


Vitamin E juga dapat Anda temui dalam bentuk topikal. Anda bisa menemukannya dalam bentuk minyak, krim maupun pada produk-produk skincare yang dijual bebas. Penggunaan vitamin E topikal adalah dengan mengoleskannya secara langsung pada kulit Anda.


Vitamin E topikal mudah diserap oleh kulit dan tidak mudah hilang saat terkena sinar UV. Namun penggunaan vitamin E biasanya tidak dianjurkan untuk pemilik kulit yang sangat sensitif, sangat berminyak atau rentan berjerawat.


Baca Juga : 5 Rekomendasi Produk Skincare Untuk Kulit Sensitif, Coba Yuk!


Setelah membaca ulasan diatas kini Anda mengetahui berbagai manfaat vitamin E bagi kulit Anda. Anda bisa mulai mempertimbangkan untuk memasukan vitamin E sebagai salah satu bahan yang Anda gunakan dalam rangkaian perawatan kulit untuk menjaga kesehatan kulit mulus Anda. (DH)

20 Foods That Are High in Vitamin E. Diakses pada Agustus 2020 https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-e#section7

Vitamin E and Your Skin, Friends Through Food. Diakses pada Agustus 2020 https://www.healthline.com/health/vitamin-e-for-skin#the-takeaway

A Beginner's Guide to Vitamin E and What It Does for Your Skin. Diakses pada Agustus 2020 https://www.allure.com/story/vitamin-e-skin-care

Harvard Edu. Vitamin E. Diakses pada Agustus 2020 https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/vitamin-e/

Vitamin E: Sources, Benefits & Risks. Diakses pada Agustus 2020 https://www.livescience.com/51543-vitamin-e.html

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kulit & Kecantikan