Ikuti Kami
Jam Operasional: 08:00 - 22:00
info@farmaku.com
0812 1600 1600

4 Jenis Obat Masuk Angin Paling Ampuh di Apotek

obat masuk angin di apotik

Musim hujan sering dikaitkan dengan penyakit masuk angin yang sebenarnya penyakit tersebut tidak ada dalam istilah kedokteran. Meski begitu, penyakit ini merupakan penyakit  yang khas dan terkenal di Indonesia. Lalu, bagaimana pengobatan untuk penyakit masuk angin? Simak pembahasan tentang obat masuk angin di apotik untuk mengetahui cara mengatasinya, ya!

Obat Masuk Angin Paling Ampuh

Orang Indonesia menggunakan istilah masuk angin yang merujuk pada kondisi seseorang yang mengalami gejala mulai dari kembung, mual, flu, batuk, merasa kedinginan, gejala demam, dan pegal-pegal.

Meski begitu, gejala masuk angin yang dialami setiap orang umumnya dapat berbeda. Oleh karena itu, pengobatannya pun bisa berbeda-beda bergantung pada gejala yang dirasakan setiap orang.

Berikut ini beberapa pilihan obat masuk angin untuk meringankan gejalanya yang bisa Anda coba dan temukan di apotek secara bebas.

1. Tolak Angin

Tolak angin obat masuk angin

Tolak Angin adalah obat herbal terstandar (OHT) yang sudah lama dikenal sebagai obat masuk angin sekaligus untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain untuk meringankan gejala masuk angin, obat herbal ini juga bisa diminum saat Anda dalam perjalanan jauh, kurang tidur, dan kelelahan.

Tolak Angin memiliki berbagai varian mulai dari Tolak Angin Flu untuk meringankan gejala flu dan masuk angin, Tolak Angin bebas gula yang cocok bagi penderita diabetes, dan Tolak Angin strip yang dikemas dalam bentuk tablet.

Obat herbal ini hadir dan diformulasikan sejak tahun 1930. Bahan pembuatan obat ini berasal dari tanaman herbal seperti jahe, adas, daun mint, madu, daun cengkeh, dan kayu ules. Kandungan tersebut memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan sebagai berikut:

  • Buah Adas (Foeniculi Fructus) berguna untuk meringankan sakit radang, mengencerkan dan mengeluarkan dahak.
  • Kayu Ules (Isorae Fructus) memiliki sifat analgesik atau mengurangi rasa sakit.
  • Daun Cengkeh (Caryophylli Folium) memiliki khasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan mual.
  • Jahe (Zingiberis Rhizoma) berguna untuk mengatasi kembung, mual, dan muntah, serta bersifat sebagai anti-inflamasi untuk mengatasi radang dan sifat analgetik untuk mengurangi rasa sakit.
  • Daun Mint memiliki sifat sebagai anti-mikroba untuk mengatasi rasa sakit, peradangan, dan anti-muntah.
  • Madu mengandung zat yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan.

Berdasarkan hasil penelitian di laboratorium, Tolak Angin telah lolos uji toksisitas subkronis dan terbukti dapat meningkatkan peripheral T lymphocytes yang berkaitan dengan menjaga sistem imun tubuh selama penggunaan tujuh hari. Meski begitu, penggunaan obat ini tidak direkomendasikan bagi wanita hamil. 

Baca Juga: 5 Penyakit Berbahaya di Musim Hujan. Waspadalah!

2. Antangin

Antangin obat masuk angin

Sama halnya dengan Tolak Angin, Antangin JRG juga merupakan golongan obat herbal yang mengandung ginseng, jahe merah, dan royal jelly untuk membantu meringankan gejala masuk angin. Selain itu, obat herbal ini juga dapat memberikan sensasi hangat pada tubuh, menghilangkan perut kembung, dan mengatasi rasa mual. 

3. Obat Ibuprofen

Bodrex obat masuk angin

Ibuprofen merupakan obat yang umum digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Obat ini tergolong obat anti-peradangan non-steroid (NSAID) yang bekerja dengan cara memblokir produksi senyawa kimia, yang menyerupai hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan nyeri dan peradangan. 

Berikut ini merek obat di apotek yang mengandung ibuprofen:

  • Proris Triple Action adalah obat yang mengandung Ibuprofen 200 mg, yang digunakan untuk meredakan gejala nyeri ringan hingga sedang, serta sakit kepala. Obat ini dijual bebas tanpa membutuhkan resep dokter. 
  • Paramex Nyeri Otot adalah obat yang mengandung ibuprofen sekaligus  Paracetamol. Obat ini digunakan untuk meringankan kondisi seperti nyeri otot dan sendi, meredakan sakit kepala, menurunkan demam, hingga nyeri haid.
  • Bodrex Extra Kaplet adalah obat yang mengandung ibuprofen dan paracetamol, serta caffeine yang dapat meredakan rasa nyeri dan pegal-pegal, sakit kepala, demam, hingga nyeri akibat sakit gigi. 

4. Obat Paracetamol

Neozep obat masuk angin

Sama seperti ibuprofen, obat parasetamol juga dapat digunakan untuk meringankan rasa nyeri dan demam. Obat ini tergolong aman untuk penderita sakit lambung karena tidak menimbulkan iritasi. 

Merek obat yang mengandung paracetamol di apotek sebagai berikut:

  • Paracetamol 500 mg Tab adalah golongan obat generik yang mengandung bahan aktif paracetamol 500 mg yang dapat membantu meredakan demam, sakit kepala, dan rasa nyeri. Selain dalam bentuk tablet, obat ini juga tersedia dalam bentuk Paracetamol Sirup.
  • Panadol Cold & Flu Strip adalah obat untuk meredakan gejala flu seperti batuk, hidung tersumbat, dan demam yang mengandung paracetamol, pseudoephedrin, dan  pseudoephedrine.
  • Sanmol adalah obat yang mengandung Paracetamol untuk meringankan sakit dan berbagai gejala seperti demam, sakit kepala, hingga sakit gigi. Obat ini tersedia dalam 2 jenis, yaitu Sanmol Sirup (bentuk cair) dan Sanmol Strip (tablet). 
  • Neozep adalah obat yang mengandung paracetamol 250 mg untuk meringankan gejala flu seperti demam, bersin, sakit kepala, dan hidung tersumbat. Selain mengandung paracetamol, obat ini juga mengandung  phenylpropanolamine 15 mg, Chlorpheniramine maleate 2 mg, dan salicylamide 150 mg.
  • Inza adalah obat dengan kandungan Paracetamol 500 mg yang dapat membantu meringankan gejala flu. Selain dalam bentuk tablet, obat ini juga tersedia dalam bentuk sirup dan dapat diperoleh tanpa memerlukan resep dokter. 

Itulah daftar obat masuk angin di apotik yang dapat mencegah gejala masuk angin. Walau penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya, namun jika dibiarkan dapat mengganggu aktivitas dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Selain mengonsumsi obat, Anda juga dapat melakukan kegiatan yang dapat mempercepat proses penyembuhan seperti memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, istirahat yang cukup, tidak merokok, menghindari konsumsi kafein dan alkohol, serta menambah asupan suplemen.

Jika Anda sudah mengonsumsi obat dan melakukan hal tersebut, tapi sakit Anda belum kunjung membaik, sebaiknya segar konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

NHS. 2021. Common cold. https://www.nhs.uk/conditions/common-cold/. (Diakses pada 22 September 2021).
WebMd. 2020. Ibuprofen. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/details. (Diakses pada 22 September 2021).

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Kesehatan